
SMPIT Ibnu Mas’ud memperkenalkan sistem pembelajaran yang mengkolaborasikan kemajuan teknologi dan proses kegiatan pembelajaran. Sistem ini dikenal dengan Tab Learning. Melalui pembelajaran berbasis Tab Learning, para siswa dapat belajar dengan memanfaatkan media tab yang terhubung dengan internet sebagai media pembelajaran. Sistem ini memiliki banyak keunggulan dibandingkan dengan sistem pembelajaran konvensional pada umumnya. Beberapa keunggulan dari sistem pembelajaran Tab Learning adalah:
- Para siswa menjadi lebih termotivasi untuk terlibat aktif di dalam pembelajaran. Pada faktanya penggunaan teknologi pada proses pembelajaran memang secara signifikan mempengaruhi motivasi belajar siswa. Hal ini juga terjadi di SMPIT Ibnu Masud. Dalam perkembangannya para siswa terlihat lebih aktif dalam proses pembelajaran yang dipandu oleh guru.
- tampilan visual yang menarik membuat siswa mudah memahami materi yang diajarkan. Tampilan visual yang menarik meningkatkan motivasi siswa dalam melakukan eksplorasi secara mandiri dalam proses pembelajaran yang dilakukan oleh guru. Bahkan keadaan ini mampu memunculkan inisiatif siswa untuk menciptakan inovasi dalam proses belajar yang mereka lakukan.
- penggunaan tab mempermudah kolaborasi antar siswa dalam pembelajaran. Pemanfaatan aplikasi pembelajaran mempermudah guru dalam mengatur kelas sehingga lebih tertata rapi. Sebagai contoh guru bisa memanfaatkan google classroom untuk pembelajaran.
- memunculkan kreativitas siswa yang lebih beragam. Siswa menjadi lebih kreatif dalam proses pembelajaran. Dalam pembelajaran yang serba cepat dan adaptif yang menggunakan teknologi, kreativitas siswa menjadi lebih terpacu untuk berkembang
dibalik kelebihan yang ditawarkan, ada beberapa kelemahan yang teridentifikasi dalam proses pembelajaran berbasis tab learning ini. Kelemahan tersebut diantaranya adalah:
- beberapa siswa terindikasi menyalahgunakan fasilitas tab saat pergantian jam pelajaran. Salah satu kelemahan yang paling terlihat adalah terjadinya penyalahgunaan fasilitas yang diberikan. Salah satu contohnya adalah siswa sering membuka aplikasi lain yang tidak sesuai dengan himbauan guru pada mata pelajaran tertentu.
- kurangnya pengawasan saat penggunaan tab di pembelajaran. Penyalahgunaan fasilitas yang terjadi biasanya disebabkan oleh kurangnya
- pengawasan guru terhadap aktivitas siswa di dalam pembelajaran.
- beberapa siswa juga terkadang mengambil gambar tanpa izin. Hal ini sering terjadi pada waktu senggang pembelajaran, pergantian jam pembelajaran dan juga waktu istirahat. para siswa sering menggunakan tab mereka untuk mengambil gambar tanpa izin.
Namun, untuk mengatasi hal ini pihak sekolah tentu senantiasa berupaya semaksimal mungkin dengan menyusun regulasi penggunaan Tab yang jelas agar penggunaan fasilitas Tab ini berdampak secara signifikan terhadap kemajuan kelas.



